Pencemaran udara akibat asap rokok


Asap Rokok dan Pencemaran

Indonesia setiap tahunnya mengkonsumsi 215 milyar batang rokok, menduduki peringkat ke lima  pengkonsumsirokok terbanyak di dunia setelah Cina, Amerika Serikat, Jepang dan Rusia. Konsumsi rokok tersebut meningkat sejak tahun 1970. Prevalensi perokok berusia 15 tahun ke atas meningkat dari 26,9% pada tahun 1995 menjadi 31,5% pada tahun 2001; hal ini dikaitkan dengan peningkatan prevalensi perokok pada laki-laki dari 53,4 % menjadi 62,2% selama kurun waktu tersebut sedangkan pada perempuan tidak ada perubahan berarti. Data WHO menyebutkan 59% laki-laki dan 3,7% perempuan Indonesia adalah perokok. Secara keseluruhan pada tahun 2001, penduduk Indonesia yang merokok sekitar 31,5%, berarti terdapat sekitar 60 juta perokok di Indonesia. Asap rokok merupakan bahan penyebab terbanyak pencemaran udara terutama di dalam ruangan.
 
Kualitas udara dalam ruangan merupakan masalah yang perlu mendapat perhatian karena akan berpengaruh terhadap kesehatan manusia. Menurut National Institute ofOccupational Safety and Health (NIOSH) tahun 1997, penyebab masalah kualitas udara dalam ruangan pada umumnya oleh beberapa hal, yaitu kurangnya ventilasi udara (52%), sumber pencemaran di dalam ruangan (16%), sumber pencemaran di luar ruangan (10%), mikroba (5%), bahan material bangunan (4%) dan lain-lain (13%).
 
Pencemaran Udara
Bahaya Merokok bagi Kesehatan
 
Kandungan zat kimia yang terdapat dalam rokok sangat berbahaya bagi kesehatan anda dan orang-orang di sekitar anda. Beberapa bahaya merokok bagi kesehatan adalah:
1. Serangan jantung
Orang yang sering merokok, baik merokok secara aktif atau hanya menghirup asap rokok dari orang sekitarnya, lebih rentan terkena penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke.
2. Aneurisma otak
Merokok dapat mengganggu kesehatan pembuluh darah dan fungsi otak, baik pada anak-anak, remaja, dan orang dewasa.
3. Kanker nasofaring
Bau mulut, gigi bernoda, gusi hitam, dan penyakit gusi merupakan efek yang kerap timbul akibat merokok. Tidak hanya itu, merokok juga bisa menimbulkan masalah serius lain, seperti kanker pada mulut, bibir, lidah, dan tenggorokan, maupun kanker nasofaring.
4. Kanker paru-paru
Salah satu efek paling berbahaya akibat merokok adalah kanker paru-paru. Bahan-bahan kimia pada rokok berpotensi merusak sel paru-paru yang kemudian bisa berubah menjadi sel kanker.
5. Asam lambung
Merokok bisa melemahkan otot yang berfungsi sebagai katup pemisah lambung dan bagian bawah kerongkongan. Kondisi ini kemudian akan meningkatkan risiko asam lambung naik kembali ke kerongkongan, atau dikenal dengan istilah penyakit asam lambung atau GERD.
6. Tulang keropos atau rapuh
Racun pada rokok bisa membuat tulang makin rapuh. Oleh karena itu, perokok lebih rentan mengalami tulang rapuh atau osteoporosis.
7. Penuaan dini
Tanda-tanda penuaan dini, seperti kerutan di sekitar mata dan mulut, berisiko muncul lebih awal pada perokok aktif. Hal ini karena merokok dapat mempersempit pembuluh darah sehingga asupan oksigen ke kulit berkurang.
8. Masalah kesuburan
Merokok bisa mengganggu sistem reproduksi dan kesuburan. Pada pria, merokok bisa menyebabkan gangguan ereksi dan mengurangi produksi sperma.
Sementara pada wanita, merokok dapat mengurangi tingkat kesuburan. Selain itu, risiko terkena kanker serviks pun lebih tinggi karena rokok mengurangi kemampuan alami tubuh dalam melawan infeksi HPV.
9. Gangguan psikologis
Selain penyakit fisik, merokok juga dapat menimbulkan gangguan psikologis, seperti gangguan cemas, susah tidur, dan depresi. Efek ini bisa terjadi karena otak sudah mengalami kerusakan akibat sering terpapar zat beracun dari rokok atau berhenti merokok secara tiba-tiba.
10. Ketergantungan 
rokok mengandung nikotin, zat adiktif yang dapat menyebabkan ketergantungan fisik dan psikologis.

Strategi dan Edukasi terhadap Perokok
 
Kebiasaan merokok bisa mengganggu kesehatan dan mengurangi kualitas hidup anda maupun orang di sekitar. Agar bahaya merokok tidak menghampiri anda sebaiknya tidak merokok atau bagi yang sudah merokok, cobalah untuk berhenti merokok.
-Hindari berkumpul dengan teman - teman yang sedang merokok.
-Yakinlah,bahwa rokok bukan satu - satunya sarana pergaulan.
-Jangan malu mengatakan bahwa diri kita bukan perokok.
-Perbanyak mencari informasi tentang bahaya rokok.
-Hindari sesuatu yang terkait tentang rokok ( sponsor, iklan, poster, rokok gratis )
-Lakukan hal-hal positif lainnya, seperti: olahraga, membaca atau hobi lain yang menyehatkan,   mengikuti organisasi yang bermanfaat.
-Memilih pergaulan sesuai usia, tidak bergaul dengan orang yang lebih dewasa.
-Memberi tahu agar tidak merokok di tempat umum karena dapat terjadi pencemaran udara.
-Mengadakan penyuluhan terhadap masyarakat mengenai bahaya asap rokok.
-Tidak merokok di dalam rumah atau ruangan.
-Tidak merokok di depan anak.
Jika Anda kesulitan untuk menghentikan kebiasaan merokok atau sudah mengalami gangguan kesehatan akibat bahaya merokok, misalnya sering sesak napas, batuk tak kunjung sembuh, atau gangguan psikologis, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
 
Wacana Akhir
Pencemaran udara adalah bertambahnya bahan pencemar ke dalam lingkungan udara normal yang memberikan efek pada manusia dan lingkungan. Pencemaran udara di dalam ruangan lebih berbahaya dibandingkan dengan di luar  ruangan.  Asap rokok merupakan sumber utama pencemaran udara dalam ruangan. Asap rokok terdiri dari asap rokok utama dan samping. Perokok pasif adalah mereka yang menghisap ETS yang berasal dari asap rokok samping. Asap rokok menimbulkan kelainan pada hampir semua organ tubuh.
Asap rokok merupakan suatu gas yang menjadi salah satu faktor penyebab pencemaran udara. Asap rokok memiliki kandungan yang mirip dengan gas penyebab pencemaranudara dari hasil industri1. Asap rokok setidaknya mengandung85% gas dan 15% partikel yang terhirup oleh manusiaRacunutama yang terkandung dalam asap rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida (CO). Gas CO jika terhirup dan masukke paru-paru akan bereaksi dengan hemoglobin sehingga akanmenghalangi sirkulasi oksigen ke seluruh tubuhhal ini dapatmenganggu proses metabolisme manusiaselain itu sebatangrokok juga mengandung senyawa berbahaya lainnya sepertihidrokarbon (HC).
Pencemaran udara adalah bertambahnya bahan atau substrat atau bahan kimia ke dalam lingkungan udara normal yang mencapai jumlah tertentu sehingga dapat dideteksi oleh manusia serta dapat memberikan efek pada manusia dan lingkungan. Departemen Kesehatan mendefinisikan pencemaran udara, yaitu masuk atau dimasukkannya zat, energi dan atau komponen lain ke dalam udara oleh kegiatan manusia sehingga mutu udara turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan atau mempengaruhi kesehatan manusia. Kumar mendefinisikan pencemaran udara adalah terdapatnya bahan polutan di atmosfer dalam konsentrasi tertentu yang akan mengganggu keseimbangan dinamik atmosfir dan mempunyai efek pada manusia dan lingkungannya. Bahan pencemar udara atau polutan dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu polutan primer dan sekunder. Polutan primer adalah polutan yang dikeluarkan langsung dari sumber tertentu dan dapat berupa gas maupun partikel. Polutan yang termasuk dalam bentuk gas adalah senyawa karbon (C), sulfur (S), nitrogen (N), halogen sedangkan polutan dalam bentuk partikel berupa zat padat maupun suspensi aerosol cair. Berdasarkan ukuran partikel dibedakan menjadi partikel debu kasar bila ukurannya > 10 µ, partikel debu, uap dan asap jika diameternya 1-10 µ serta aerosol jika ukurannya < 1 µ. 4 Polutan sekunder terjadi karena reaksi dua atau lebih bahan kimia di udara misalnya reaksi foto kimia yaitu disosiasi nitrogen dioksida (NO2) yang menghasilkan nitrogen oksida (NO) dan oksida (O) radikal.Proses kecepatan dan arah reaksi dipengaruhi oleh faktor konsentrasi relatif dari bahan reaktan, derajat fotoaktivasi, kondisi iklim,tofografi dan embun. Polutan sekunder ini mempunyai sifat fisis dan kimia yang tidak stabil. Termasuk dalam polutan sekunder adalah ozon (O3), peroksilaksil nitrat (PAN), dan formaldehid. Pencemaran udara dalam ruangan dapat sangat berbahaya karena sumbernya berdekatan dengan manusia secara langsung. Di negara berkembang masalah pencemaran udara dalam ruangan yang penting adalah pencemaran dalam rumah karena memasak atau membakar kayu untuk pemanasan tanpa cerobong asap yang memadai. Polutan lain yang berdampak buruk pada kesehatan adalah O3, radiasi pengion dan asap rokok. WHO memperkirakan setiap tahun terdapat sekitar tiga juta kasus akibat pencemaran udara dalam ruangan dan 0,2 juta akibat pencemaran di luar ruangan. Berdasarkan penelitian American College of Allergies sekitar 50% penyakit disebabkan oleh pencemaran udara dalam ruangan. United States Enviromental Protection Agency (US EPA) menyatakan bahwa udara dalam ruangan dua sampai sepuluh kali lebih berbahaya dibandingkan udara luar ruangan. ScientificAmerica melaporkan bahwa bayi yang sedang merangkak di atas lantai menghirup debu karpet, jamur, lumut, tungau dan lain-lain setara dengan menghisap empat batang rokok sehari. Lebih dari 90% orang menghabiskan waktunya dalam ruangan sehingga pencemaran udara dalam ruangan memberikan dampak kesehatan yang lebih berbahaya dibandingkan pencemaran udara luar ruangan 8,9.Peningkatan kadar bahan polutan di dalam ruangan selain berasal dari penetrasi polutan luar ruangan dapat juga dari sumber polutan dalam ruangan seperti asap rokok, asap yang berasal dari dapur atau pemakaian obat anti nyamuk. Sumber lain bahan polutan di dalam ruangan adalah perlengkapan pekerjaan seperti pakaian, sepatu atau perlengkapan lainnya yang dibawa masuk ke dalam rumah dari tempat kerja dan lingkungan sekolah. Perbedaan bahan polutan di dalam dan luar ruangan tergantung faktor gaya hidup individu.


Komentar

  1. bagus, sangat membantu dalam pemberian informasi pencegahan rokok dan asapnya

    BalasHapus
  2. informasinya sangat membantu untuk edukasi para remaja dan masyarakat sekitar

    BalasHapus

Posting Komentar